Metode ini paling lazim digunakan alat potong yang tajam berupa gunting, pisau bedah, atau silet. Bahkan di pedalaman pedesaan masih ada yang memanfaatkan bambu yang ditajamkan.

Cuma perlu diingat kelemahan metode ini yakni terbukanya kemungkinan terpotong pembuluh darah dan syaraf maupun rawan terjadinya pendarahan. Rasa sakit yang hebat biasanya bisa diredam dengan obat bius, tapi setelah khasiatnya hilang, ya terasa lagi.
Dari segi biaya, ongkos sunat dengan metode ini terbilang murah. Beberapa klinik memasang tarif di kisaran Rp 500 ribu dengan sistem paketan. Artinya, duit segitu sudah termasuk biaya kontrol pasca-sunat. Kalau biaya pas-pasan dan anak sudah diberi pemahamam akan ‘sakit’ sebentar, metode ini bisa saja dipilih.