Parafimosis adalah salah satu kondisi pada penis yang harus segera mendapatkan penanganan medis. Meskipun tidak terlalu sering terjadi, kondisi ini dapat menimbulkan nyeri hebat, pembengkakan, dan gangguan aliran darah pada kepala penis. Jika terlambat ditangani, parafimosis dapat menyebabkan kerusakan jaringan yang serius.
Sayangnya, banyak orang tua belum mengenal kondisi ini sehingga menganggap pembengkakan pada penis sebagai masalah yang akan sembuh sendiri. Padahal, parafimosis merupakan keadaan darurat medis yang tidak boleh diabaikan.
Apa Itu Parafimosis?
Parafimosis adalah kondisi ketika kulit penutup kepala penis (kulup/preputium) yang telah ditarik ke belakang tidak dapat dikembalikan ke posisi semula, sehingga menjepit kepala penis.
Kulup yang terjebak tersebut dapat menghambat aliran darah dan cairan di sekitar kepala penis. Akibatnya, kepala penis akan semakin bengkak dan rasa nyeri akan bertambah berat.
Kondisi ini lebih sering terjadi pada anak yang belum disunat, tetapi juga dapat dialami oleh remaja maupun orang dewasa.
Apa Penyebab Parafimosis?
Parafimosis biasanya terjadi ketika kulup ditarik ke belakang, kemudian tidak segera dikembalikan ke posisi normal. Beberapa penyebab yang sering ditemukan antara lain:
- Kulup ditarik saat membersihkan penis.
- Pemeriksaan atau tindakan medis yang melibatkan penis.
- Upaya menarik kulup yang terlalu ketat.
- Adanya fimosis, yaitu kulup yang terlalu sempit sehingga sulit kembali ke posisi semula.
- Cedera atau pembengkakan pada penis.
Pada anak, parafimosis juga dapat terjadi ketika orang tua atau pengasuh menarik kulup secara paksa untuk membersihkan bagian dalam penis
Gejala Parafimosis
Tanda dan gejala parafimosis biasanya muncul secara tiba-tiba dan semakin berat seiring waktu.
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Kepala penis tampak bengkak.
- Kulup terlihat tertahan di belakang kepala penis.
- Nyeri hebat pada penis.
- Kepala penis tampak kemerahan, kebiruan, atau keunguan.
- Anak menangis atau mengeluh sakit saat penis disentuh.
- Sulit buang air kecil pada beberapa kasus.
Semakin lama kondisi ini dibiarkan, pembengkakan akan semakin bertambah dan kulup menjadi semakin sulit dikembalikan ke posisi semula.
Mengapa Parafimosis Berbahaya?
Parafimosis bukan hanya menyebabkan rasa sakit, tetapi juga dapat mengganggu aliran darah menuju kepala penis.
Apabila aliran darah terganggu dalam waktu lama, jaringan pada kepala penis dapat mengalami kerusakan. Pada kasus yang sangat berat dan terlambat ditangani, dapat terjadi kematian jaringan (nekrosis) yang berpotensi memerlukan tindakan bedah lebih lanjut.
Karena itu, parafimosis tidak boleh ditunggu hingga sembuh sendiri.
Apa yang Harus Dilakukan?
Jika Anda menduga anak mengalami parafimosis, segera bawa ke fasilitas kesehatan atau dokter.
Jangan mencoba memaksa mengembalikan kulup dengan tekanan berlebihan karena dapat memperparah cedera dan pembengkakan.
Dokter akan melakukan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai. Pada banyak kasus, kulup dapat dikembalikan ke posisi semula setelah pembengkakan dikurangi dengan teknik medis tertentu.
Apakah Parafimosis Harus Disunat?
Setelah kondisi darurat berhasil diatasi, dokter sering merekomendasikan sunat (sirkumsisi) sebagai penanganan definitif, terutama apabila parafimosis berkaitan dengan fimosis atau penyempitan kulup.
Sunat bertujuan menghilangkan bagian kulup yang menjadi penyebab penjepitan sehingga mencegah parafimosis terjadi kembali di masa depan.
Bagaimana Cara Mencegah Parafimosis?
Parafimosis dapat dicegah dengan beberapa langkah sederhana:
- Jangan menarik kulup anak secara paksa.
- Jika kulup sudah dapat ditarik, **selalu kembalikan ke posisi semula setelah dibersihkan**.
- Jaga kebersihan area genital dengan cara yang benar.
- Konsultasikan ke dokter apabila kulup tampak sangat sempit atau anak mengalami kesulitan buang air kecil.
- Pertimbangkan sunat apabila terdapat indikasi medis seperti fimosis atau infeksi yang berulang.
Kesimpulan
Parafimosis adalah kondisi ketika kulup yang ditarik ke belakang tidak dapat kembali ke posisi semula sehingga menjepit kepala penis. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan, nyeri hebat, dan dapat mengganggu aliran darah pada penis.
Karena termasuk kondisi darurat medis, parafimosis harus segera mendapatkan penanganan dokter. Penanganan yang cepat dapat mencegah komplikasi serius, sedangkan sunat sering menjadi solusi permanen untuk mencegah kekambuhan pada kasus tertentu.
Apabila Ayah dan Bunda melihat kepala penis anak membengkak dan kulup tampak tertahan di belakang kepala penis, jangan menunda pemeriksaan. Segera konsultasikan ke dokter agar anak mendapatkan penanganan yang tepat.
Rumah Khitanan dr. Bayu
Berani Khitan, Hebat!
INFORMASI LEBIH LANJUT
081 2281 888 91
